Tampilkan postingan dengan label Ilmu Marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Marketing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2015

Tips Memilih Lokasi Usaha Yang Tepat Dan Strategis


Tips mencari dan memiliki lokasi yang tepat dan strategis untuk membuka usaha

Anda ingin mencoba untuk membuka sebuah baru dan menjadi seorang wirausaha? Sebelum memulai dan menjalankan usaha bisnis, ada “hal-hal yang harus dipesiapkansebelum membuka usaha” salah satu yang harus sobat persiapkan sebelum membuka usaha adalah kantor atau toko untuk mempermudah anda menjalankan proses bisnis.

Misalnya jika anda ingin membuka sebuah restoran, tentu anda memerlukan tempat untuk mendirikan restoran tersebut. Cara agar restoran milik anda bisa didatangi banyak pelanggan dan bisa mendapatkan keuntungan yang banyak salah satunya adalah dengan memilih lokasi yang tepat dan strategis untuk restoran anda agar banyak orang bisa dan tertarik untuk mendatangi tempat usaha anda. Berikut Tips Memilih Lokasi Yang Tepat Untuk Membuka Usaha :

1. Berdekatan Dengan Target Pasar

Dalam menjalankan sebuah bisnis, penting untuk mengetahui siapa target pasar anda? Apakah anak-anak, remaja, ibu-ibu, pelajar, mahasiswa, dll. Jika target pasar anda adalah pelajar atau mahasiswa maka pastikan bahwa anda mendirikan kantor atau toko yang berdekatan dengan sekolah atau universitas agar para target pasar anda bisa dengan mudah menjangkau produk atau jasa yang anda sediakan.


2. Lingkungan Sekitar

Lingkungan sekitar anda juga akan berpengaruh dalam kelangsungan usaha anda, perhatikan jenis usaha yang ada di sekitar karena hal ini dapat mempengaruhi minat orang untuk mengunjungi usaha anda.

Misalnya jika anda akan membuka usaha rumah makan maka sebaiknya berada didekat perkantoran, pusat keramaian seperti mall dan gym, dengan begini maka pada jam makan siang banyak karyawan dan pengunjung dari tempat usaha disekitar anda akan mendatangi rumah makan anda.

3. Akses Jalan, Arus Lalu Lintas Dan Infrastruktur

Jika akses jalan ke lokasi usaha anda cukup rumit dan orang yang berlalu lalang melewati lokasi usaha anda hanya sedikit maka besar kemungkinan hanya sedikit orang yang berkunjung ke toko anda. Jadi usahakan cari lokasi usaha yang mudah diakses dan banyak dilewati orang ketika akan pergi atau pulang beraktifitas.

Perhatikan juga infrastruktur yang ada seperti jalan raya, transportasi publik, rumah sakit, kantor pemerintahan, dll dan manfaatkan faktor tersebut untuk mencari peluang usaha yang tepat.

4. Desain Toko yang Mudah Terlihat

Setelah menemukan tempat yang mudah diakses dan dilalui banyak orang, pastikan lokasi usaha anda mudah terlihat oleh orang-orang yang sedang melintas. Untuk menarik perhatian pengunjung anda bisa menggunakan desain yang mencolok seperti warna toko anda, tetapi pastikan juga warna anda cocok dengan usaha anda dan jangan malah membuat pengunjung merasa terganggu dengan warna yang terlalu mencolok. 

Jika ada pohon besar di depan toko anda sebaiknya anda tebang pohon tersebut dan pastikan anda menanam pohon di tempat lain untuk menggantikan pohon tersebut ya. Anda juga bisa memasang plang di depan toko anda dengan tulisan "Stop! Harap Lihat ---> (tanda panah mengarah ke toko anda) sebentar" dan sebagainya.


5. Area Monopoli atau Berbagi Area

Monopoli area berarti pada area tersebut bersih dari persaingan dan kompetitor karena tidak ada bisnis yang sejenis dengan anda, tetapi tentunya anda harus meluangkan lebih banyak waktu, uang dan tenaga untuk promosi. 

Atau anda bisa memilih untuk berbagi area dan pastikan usaha anda siap untuk bersaing dan berkompetisi dengan kompetitor yang sudah lebih dulu menjalankan usahanya, untungnya anda tidak perlu melakukan riset pasar lagi.

6. Legalitas

Sudah menemukan tempat yang tepat dan strategis untuk usaha anda? sebelum membeli atau menyewa tempat tersebut pastikan menyakan surat-surat resmi untuk memastikan kesahan atau legalitasnya. Jangan sampai anda memilih tempat yang illegal karena suatu saat nanti akan menyebabkan masalah seperti penggusuran.

7. Biaya Sewa atau Beli

Kriteria diatas terpenuhi? anda merasa lokasi tersebut tepat dan strategis? umumnya lokasi seperti itu pasti memiliki harga atau biaya sewa yang mahal dan memiliki harga yang selisihnya sangat jauh dengan tempat yang lebih sepi dan ini menyebabkan ketakutan untuk orang yang baru akan memulai usahanya karena takut pendapatan lebih kecil dari pengeluaran.

Tapi tidak usaha takut, pilih saja lokasi tersebut karena dengan lokasi usaha yang tepat dan strategis maka anda akan kedatangan banyak pelanggan dibandingkan memilih tempat yang lebih sepi atau cobalah untuk menyewa selama 2 - 3 bulan, jika selalu rugi karena terbebani dengan harga sewa yang mahal anda bisa memilih antara melakukan promosi dan inovatif agar lebih banyak lagi pelanggan yang datang atau mencari tempat usaha alternatif lainnya.


8. Konsisten Dengan Pilihan Anda

Seorang pengusaha yang konsisten dalam memilih lokasi usaha pasti akan mendapatkan lokasi yang lebih berkualitas, jika sudah menemukan pilihan yang tepat anda harus konsisten dengan pilihan anda, tidak usah takut untuk mencoba dan menentukan pilihan. 

Jika baru dalam hal memilih lokasi yang tepat anda sudah tidak konsisten dan ragu-ragu maka hal ini akan berdampak pada bisnis yang akan anda pegang. Konsisten disini beda dengan nekat, ya walaupun terkadang seorang entrepreneur harus berani lebih nekat untuk menentukan pilihan dalam arti nekat tetapi tetap ada perhitungannya.

Ya itulah tips dan saran dari saya untuk sobat yang ingin menjalankan bisnis baru atau usaha sampingan, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Kamis, 22 Januari 2015

Manfaat Menerbitkan Artikel Review Tentang Blog, Bisnis Anda Di Blog Ini


Manfaat menggunakan jasa artikel review

Sobat memiliki blog? Atau sobat memiliki sebuah usaha? Blog yang memiliki banyak pengunjung perharinya dan usaha atau bisnis yang dikenal banyak orang dan memiliki banyak pelanggan tentu adalah impian bagi setiap blogger dan wirausahawan.
Ada banyak langkah yang bisa dilakukan untuk mencapai kesuksesan tersebut, faktor yang paling penting untuk mengenalkan blog, produk, jasa, dan bisnis ke orang banyak adalah dengan cara promosi. Cara promosi yang efektif dibagi dua, yaitu online dan offline. Pada artikel ini kita akan membahas cara promosi dengan membuat artikel yang mereview situs atau usaha anda dan mempublikasikannya di situs lain.
Mereview produk anda disitus lain adalah cara promosi secara online, berbeda jika sobar review usaha anda di koran atau majalah maka itu adalah carapromosi secara offline.

Apa Itu Artikel Review ?

Artikel Review adalah artikel yang berisi tentang ulasan singkat dan hal-hal positif tentang blog atau usaha sobat yang bertujuan untuk mengenalkan kepada pembaca dan membuat pembaca tertarik akan apa yang sedang direview. Setelah artikel dibuat maka akan dipublikasikan di situs tetangga (situs dengan tema serupa dengan situs anda atau usaha anda) yang memiliki banyak visitor dan memiliki minat yang sama akan situs atau usaha anda.

baca juga : Manfaat Dan Keuntungan Menjadi Penulis Tamu Di Blog Lain

Berikut manfaat yang didapat jika sobat mereview situs atau usaha anda di blog ini :

1. Usaha Anda Menjadi Banyak Yang Tahu Dan Lebih Mudah Ditemukan
Jika sobat menerbitkan artikel review tentang usaha sobat diblog ini maka pengunjung blog ini akan tahu tentang usaha anda, belum lagi jika anda juga menerbitkan artikel review tersebut di situs-situs lain. Artikel yang sobat buat sendiri memang akan lebih sedikit biaya yang diperlukan, tetapi setiap artikel review yang dikirim kesetiap situs harus berbeda karena jika sama search engine akan menganggapnya sebagai hasil copy paste. Jadi tetap disarankan untuk membuat artikel review yang berbeda-beda atau menggunakan jasa pembuatan artikel juga.


2. Menambahkan Kepercayaan Calon Pelanggan
Apabila usaha sobat masih baru berjalan dan belum banyak yang mengenalnya, maka calon pembeli akan sedikit ragu untuk membeli produk atau menggunakan jasa anda. Apalagi jika sobat berjualan secara online. Oleh karena itu jika anda mereview usaha anda pada situs yang cukup terkenal dan memiliki banyak pengunjung maka hal ini dapat meningkatkan kepercayaan calon pelanggan anda.

3. Meningkatkan Penjualan
Setelah melakukan promosi, usaha anda akan banyak yang mengetahuinya, mudah ditemukan, dan orang-orang akan percaya dengan usaha anda sehingga hal tersebut akan dapat meningkatkan penjualan anda dan uang yang masuk kekantong anda akan lebih banyak.


4. Harga Yang Terjangkau
Untuk memasang iklan berupa banner atau artikel review disini biayanya cukup terjangkau, sobat bisa menghubungi kami melalui email advertise.ariq@gmail.com atau bisa cek daftar harganya disini Pasang Iklan Anda Disini

Sobat bisa ke blog Review Blog Gratis untuk review produk anda dengan harga yang gratis, tapi ingat harga berbanding lurus dengan kualitas, review yang berbayar tentu akan membuahkan hasil yang lebih memuaskan dibanding yang gratis, tetapi tidak ada salahnya juga jika menggunakan yang gratis J

Senin, 15 Desember 2014

Pengertian Kelangkaan Dan Penyebab Kelangkaan

Pengertian Kelangkaan, Penyebab Kelangkaan Dan Cara Mengatasi Kelangkaan

Pengertian Kelangkaan, Penyebab Kelangkaan Dan Cara Mengatasi Kelangkaan
image by : ortegaian.com
Tag : pengertian kelangkaan, penyebab kelangkaan, sumber daya alam yang terbatas, cara mengatasi kelangkaan, energi alternatif.

Barang dan jasa dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia, namun kebutuhan manusia yang tidak terbatas dan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia itu terbatas sehingga menyebabkan kelangkaan. Sehingga manusia mengkombinasikan berbagai sumber untuk menghasilkan barang dan jasa alternatif.

1. Pengertian Kelangkaan

Kelangkaan atau dalam bahasa inggrisnya scarcity adalah kondisi dimana manusia memiliki sumber daya ekonomi yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Terdapat dua hal sumber daya ekonomi yaitu sumber daya ekonomi yang bersifat terbatas dan sumber daya ekonomi yang tidak terbatas (bisa diperbaharui).

baca juga : Macam-Macam Kebutuhan Manusia

Kelangkaan semakin terasa ketika kita ingin memanfaatkan sumber daya seperti sumber daya alam, modal, sumber daya manusia (tenaga kerja) dan kemampuan untuk berwirausaha. Sumber daya alam digunakan dalam proses industri pembuatan barang dan jasa pemenuh kebutuhan. Contohnya tanah, tanah atau lahan merupakan sumber daya yang langka karena jumlahnya dari masa ke masa tetap, tidak bertambah. Sedangkan dari masa ke masa permintaan akan tanah terus bertambah. Maka manusia mengatasi masalah tersebut dengan membangun gedung bertingkat dan ruang bawah tanah walaupun cara tersebut berakibat penurunnya permukaan tanah dan berkurangnya sumber air tanah.

Kelangkaan tanah sering terjadi di daerah perkotaan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang bermukin di perkotaan. Banyak tanah kosong yang telah diubah menjadi lokasi industri, pusat perbelanjaan dan perumahaan. Akibat hal tersebut maka ruang terbuka hijau, dan tempat untuk anak-anak bermain menjadi berkurang sehingga membuat anak-anak bermain di jalan raya.

Kelangkaan sumber daya berpengaruh terhadap persediaan lokal dan global, Misalnya pabrik kertas di Indonesia membutuhkan bahan bakar minyak untuk bahan bakar mesin pembuat kertasnya agar produksi kertas bisa terus berjalan, karena ketersediaan bahan bakar minyak di Indonesia semakin menipis maka pabrik kertas itu harus membeli minyak dari negara lain seperti United Arab Emirate.

Kelangkaan juga terjadi dalam persediaan modal. Contohnya indonesia, negara kita masih mengalami berbagai kendala dalam persediaan modal. Modal yang diperlukan bukan hanya berupa uang, tetapi juga mesin-mesin, bahan baku, teknologi, dan gedung. Untuk mendapatkan modal yang diperlukan maka Indonesia harus meminjam pada negara lain atau lembaga internasional dan wajib membayar cicilan dan bunga pinjaman yang membuat hutang negara kita semakin menumpuk dan mempersulit laju perekonomian negara.

Kelangkaan juga terjadi dalam persediaan tenaga kerja. Dalam pembangunan dan pengelolaan industri, sering terjadi kekurangan tenaga ahli sehingga biayanyapun menjadi mahal. Contohnya ada pada negara maju yang kekurangan tenaga kerja di lahan terbuka seperti kontruksi, pertanian dan pertambangan karena para pemudanya lebih tertarik untuk bekerja di industri dan perkantoran.

baca juga : Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan

Indonesia masih membutuhkan lebih banyak lagi tenaga kreatif, terampil dan inovatif untuk mengelola produksi sehingga menghasilkan produk dalam negeri yang dapat bersaing dengan produk dari luar negeri.

2. Penyebab Kelangkaan

Pengertian Kelangkaan, Penyebab Kelangkaan Dan Cara Mengatasi Kelangkaan
image by : rainharvest.co.za


Beberapa penyebab kelangkaan antara lain adalah sebagai berikut :

a. Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia
Banyak sumber daya alam yang dirusak oleh manusia padahal manusia sebagai pengguna sumber daya alam harus bertanggung jawab melestarikan sumber daya alam. Contohnya adalah penebangan hutan secara liar sehingga hutan menjadi gundul dan penangkapan ikan menggunakan pukat harimau atau bom sehingga merusak ekosistem laut.

b. Keterbatasan benda pemenuh kebutuhan di alam
Ketersediaan sumber daya alam sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia sebagai pemuas kebutuhan. Namun banyak sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan tidak bisa diperbaharui seperti minyak bumi dan mineral tambang.

c. Peningkatan kebutuhan lebih cepat dibanding dengan peningkatan persediaan alat pemuas kebutuhan
Seiring berjalannya waktu populasi manusia semakin meningkat, dengan begitu maka kebutuhan juga semakin meningkat dan beragam selain itu alat-alat pemenuh kebutuhan manusia masih belum memadai sehingga terjadi kelangkaan.
d. Keterbatasan manusia dalam mengelolah sumber daya yang ada
Keterbatasan manusia dalam penguasaan teknologi dan kekurangan modal sehingga sumber daya alam tidak bisa dimanfaatkan seefisien dan seefektif mungkin.


3. Cara Mengatasi Kelangkaan

1. Menghemat penggunaan sumber daya alam dengan cara mematikan lampu dan tv ketika sedang tidak dipakai atau ketika akan tidur.

2. Memelihara dan melestarikan sumber daya alam dengan cara melakukan tebang pilih dan melakukan penanaman kembali.

3. Menciptakan alat pemuas kebutuhan alternatif seperti membuat pembangkit listrik tenaga angin

Ya itulah artikel saya tentang Pengertian Kelangkaan Dan Penyebab Kelangkaan semoga dengan dibuatnya artikel ini kita semua bisa menjadi lebih bijak lagi dalam penggunaan sumber daya alam yang ada.

Sabtu, 13 Desember 2014

Jenis-Jenis Barang Dan Jasa

Jenis-Jenis Barang Dan Jasa Serta Kegunaan Suatu Barang


Jenis-Jenis Barang Dan Jasa Serta Kegunaan Suatu Barang
Tag : Jenis-jenis barang, macam-macam jenis barang dan jasa, berdasarkan cara memperolehnya, berdasarkan cara penggunaan, berdasarkan hubungan pemakaian, berdasarkan cara pengerjaan atau proses pengolahannya, dan berdasarkan kepentingan.

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita mengkonsumsi dan menggunakan berbagai jenis barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Sebelum membahas jenis-jenis barang dan jasa serta kegunaan suatu barang saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu pengertian dari barang dan jasa.

Apa Itu Barang ?
Pengertian Barang - 
Barang adalah alat pemenuh kebutuhan manusia yang mempunyai bentuk fisik.
Apa Itu Jasa ?
Pengertian Jasa - Jasa adalah sesuatu alat yang dapat memenuhi kebutuhan manusia yang tidak berbentuk tetapi bisa dirasakan manfaatnya.

1. Jenis-Jenis Barang

Barang dapat dibedakan berdasarkan cara memperolehnya, berdasarkan hubungan pemakaian, berdasarkan cara penggunannya, berdasarkan cara pengerjaan atau proses pengelolahannya, berdasarkan kepentingan, dan berdasarkan bentuk dan sifatnya. Berikut penjelasannya.

baca juga : Cara Mudah Menghasilkan Uang Dari Blog

A. Berdasarkan Cara Memperolehnya.
Barang dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu barang ekonomi dan barang nonekonomi.
1. Barang ekonomi adalah barang yang didapat dengan cara mengorbankan sesuatu untuk mendapatkannya. Contoh barang ekonomi adalah pakaian, gadget, dan tas.
2. Barang nonekonomi atau barang bebas adalah barang yang bisa diperoleh tanpa mengeluarkan biaya atau pengorbanan. Contoh barang nonekonomi adalah oksigen, sinar matahari, dan air hujan.

B. Berdasarkan Hubungan Pemakaian.
berdasarkan hubungan pemakaian, barang dapat dibedakan menjadi barang komplementer dan barang subtitusi.
1. Barang komplementer adalah barang yang kegunaannya semakin bertambah jika digunakan bersama dengan barang lain. Contoh barang komplementer adalah motor dengan bensin, komputer dengan listrik, dan kompor dengan gas.
2. Barang subtitusi adalah barang yang memiliki fungsi yang sama untuk menggantikan barang lain. Contoh barang subtitusi adalah jika bahan bakar sedang mahal maka orang bisa menggunakan sepeda, beras dengan jangung atau singkong, Air Conditioner dengan kipas angin.

C. Berdasarkan Cara Penggunaannya.
Berdasarkan cara penggunaannya maka barang dapat dibedakan menjadi barang pribadi dan barang publik.
1. Barang pribadi adalah barang yang hanya dimiliki dan digunakan oleh individu atau perorangan. Contohnya adalah pakaian, rumah, dan mobil.
2. Barang publik adalah barang yang dimiliki dan dapat digunakan untuk kepentingan banyak orang. Contohnya adalah jalan raya, sekolah, rumah sakit, taman dan jembatan penyebrangan.

D. Berdasarkan Cara Pengerjaan Atau Proses Pengelolahan.
Berdasarkan cara pengerjaan atau proses pengelolahannya, barang dapat dibedakan menjadi barang mentah, barang setengah jadi dan barang jadi.
1. Barang mentah adalah barang yang belum mengalami proses pengelolahan atau masih berupa bahan mentah. Contohnya barang mentah adalah kayu, besi, dan bumbu dapur.
2. Barang setengah jadi adalah barang telah diproses atau diolah, tetapi belum mandi barang yang siap pakai. Contoh barang setengah jadi adalah benang, kain, dan tepung beras.
3. Barang jadi adalah gabungan beberapa barang mentah yang telah diproses dan diolah sehingga siap untuk digunakan. Contoh barang jadi adalah sofa, meja belajar, pakaian, dan gadget.
E. Berdasarkan Kepentingan.
Berdasarkan kepentingannya, barang dapat dibedakan menjadi barang esensial, barang normal, barang inferior dan barang mewah.
1. Barang esensial adalah barang yang sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan pada barang tersebut tidak signifikan karena dipengaruhi oleh tingkat pendapatan. Contohnya adalah bahan bakar, beras, sayur, dan gula.
2. Barang normal adalah barang yang permintaanya berkurang pada saat pendapatan berkurang dan juga sebaliknya. Contohnya adalah pakaian, buku, dan gadget.
3. Barang inferior adalah barang yang pemakaiannya dikurangi jika pendapatan bertambah dan sebaliknya. Contohnya adalah barang bekas dan barang kw atau tiruan .
4. Barang mewah adalah barang yang berharga mahal dan dapat menaikan status sosial penggunanya. Permintaan barang mahal akan meningkat jika pendapatan bertambah dan sebaliknya. Contohnya adalah perhiasan dan mobil mewah.

F. Berdasarkan Bentuk Dan Sifat.
Berdasarkan bentuk dan sifatnya, barang dapat dibedakan menjadi barang bergerak dan barang tetap.
1. Barang bergerak adalah barang yang bersifat tidak tetap dan masa penggunaan dan pakainya pendek. Contoh barang bergerak adalah sayur, bahan bakar, beras, dan buah.


2. Barang tetap adalah barang yang bersifat tetap dan masa pemakainnya lama (tahan lama). Contoh barang tetap adalah gedung, funitur, rumah, dan bangunan.


Jenis-Jenis Barang Dan Jasa Serta Kegunaan Suatu Barang
Tag : kegunaan suatu barang berdasarkan bentuknya, berdasarkan tempatnya, berdasarkan waktu, dan berdasarkan kepemilikannya.

2. Kegunaan Suatu Barang.
Kegunaan suatu barang bagi manusia untuk memenuhi kebutuhannya menurut AJ Meyers dapat dibedakan menjadi kegunaan bentuk (form utility), kegunaan tempat (place utility), kegunaan waktu (time utility), dan kegunaan kepemilikan (ownership utility)

A. Form Utility (Kegunaan Bentuk)
Kegunaan bentuk atau form utility adalah kegunaan yang muncul setelah barang telah dirubah bentuknya. Contohnya meja, sofa, kursi atau perabotan lainnya. Dengan diubah bentuknya maka barang tersebut memiliki nilai lebih.

baca juga : Perbedaan Kebutuhan Dengan Keinginan

B. Place Utility (Kegunaan Tempat)
Kegunaan tempat atau place utility adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang dipindahkan ke tempat lain. Contohnya adalah perahu, kapal laut dan baju astronot. Setelah barang tersebut dipindahkan ke tempat yang sesuai untuk digunakan maka barang tersebut akan lebih bernilai.

C. Time Utility (Kegunaan Waktu)
Kegunaan waktu atau time utility adalah kegunaan yang muncul ketika suatu barang digunakan tepat waktu. Contohnya adalah payung dan tabungan. Ketika saat yang tepat tiba, maka barang-barang tersebut akan menjadi berguna.

D. Ownership Utility (Kegunaan Kepemilikan)
Kegunaan kepemilikan atau ownership utility adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang telah dimiliki. Contohnya adalah stetoskop yang akan menjadi berguna ketika digunakan oleh seorang dokter dan gadget didalam toko akan menjadi berguna setelah ada orang yang membayarnya dan memilikinya.

Ya itulah artikel saya tentang jenis-jenis barang dan jasa serta kegunaannya yang telah saya rangkum dari berbagai sumber dan saya tulis ulang dengan bahasa saya sendiri sehingga menjadi informasi yang lebih lengkap. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Sabtu, 15 November 2014

Cara Memasarkan Produk Yang Efektif

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan


Strategi pemasaran agar dapat meningkatkan penjualan

Sebagai seorang pengusaha, setelah anda memiliki produk atau barang untuk dijual tentu anda memerlukan strategi pemasaran agar produk tersebut bisa sampai di tangan konsumen.

Oleh karena itu promosi sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan produk anda kepada orang banyak, ketika mempromosikan produk pastikan promosi tersebut dapat membuat orang yang menyaksikannya merasa menginginkan dan membutuhkan produk anda sehingga penjualan produk anda dapat meningkat.

Berikut Strategi Memasarkan Produk Yang Efektif :

1. Kenali Calon Pembeli Anda

Jika produk anda menargetkan para mahasiswa, pelajar atau remaja. Maka cara pertama adalah temukan masalah mereka dan apa yang mereka inginkan lalu perkenalkan kepada mereka bahwa produk anda bisa menjadi solusi dari permasalahan mereka. Strategi tersebut dapat mengurangi biaya pemasaran yang tidak diperlukan.

baca juga : Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membuka Usaha

2. Memilih Lokasi Yang Strategis Untuk Toko Anda

Karena anda menargetkan para remaja, dan agar penjualan produk anda bisa tepat sasaran tentu anda harus memilih lokasi yang pas. Pilihlah lokasi yang dekat dengan kampus, sekolah dan di mall yang banyak anak muda kunjungi, mungkin memang biayanya akan lebih mahal karena tempat tersebut adalah pusat keramaian. Tetapi dengan memilih lokasi toko yang strategis akan dapat membantu penjualan produk anda.

baca artikel ini : Tips mencari dan memiliki lokasi yang tepat dan strategis untuk membuka usaha

3. Cara Promosi Yang Tepat

Cara promosi ada dua cara, yaitu promosi secara online dan promosi secara offline.
kedua cara promosi tersebut sama-sama membuahkan hasil yang bagus, tergantung apakah promosi tersebut tepat sasaran atau tidak. 

Contoh tepat sasaran yang saya maksud adalah jika anda mempromosikan produk anda melalui iklan televisi, maka pastikan iklan tersebut tayang ketika jam dimana remaja menonton televisi jadi iklankan produk anda pada acara yang dikhususkan untuk para remaja dan anak muda.

4. Menjaga Hubungan Dengan Konsumen

Jika konsumen sudah percaya dengan anda, maka jagalah kepercayaan tersebut karena kepercayaan seseorang tidak bisa dibeli. Jangan sekali-sekali anda membuat konsumen merasa tertipu misalnya seperti produk anda tidak seperti yang anda iklankan.


Jika konsumen sudah percaya dengan produk anda, maka dia pasti akan membantu meningkatkan penjualan anda secara tidak langsung seperti menceritakan tentang bisnis anda ke orang-orang yang dia kenal.

5. Lakukan Sekarang!

Jangan menunda-nunda banyak pekerjaan walau hanya anda berpikir ini belum saatnya. Lakukanlah hal yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan karena jika anda hanya menunggu saatnya yang entah kapan, maka anda tidak akan melakukan apa-apa.

baca juga : Manfaat Dan Keuntungan Menjadi Entrepreneur Atau Wirausaha

Kemajuan dan kesuksesan bisnis anda bergantung atas apa usaha yang anda lakukan, Jadi mulailah dari hal yang paling mudah untuk dilakukan. 

Jangan bilang tidak bisa sebelum mencobanya dan menyerah sebelum mencoba itu namanya pengecut.

Minggu, 26 Oktober 2014

Mindset Yang Harus Dimiliki Entrepreneur Untuk Memajukan Usahanya

Pola Pikir (Mindset) Yang Harus Dimiliki Seorang Wirausaha


Mindset atau pola pikir yang harus dimiliki seorang entrepreneur untuk memajukan usahanya

mindset atau pola pikir anda dapat tercerminkan berdasarkan tindakan dan tingkah laku anda, dan setiap tindakan tentu akan menghasilkan hasil yang berbeda. Pola pikir setiap orang dapat dirubah, tentu atas dasar usaha dan seberapa besar kemauan orang tersebut untuk merubah pola pikirnya.

Pola pikir yang baik dan positif tentu menghasilkan hasil yang baik dan positif juga, kesuksesan dan keberhasilan seseorang berasal dari pola pikirnya. Jika sobat ingin menjadi seorang pengusaha berarti sobat harus memiliki mental dan pola pikir sebagai berikut :


mungkin sobat juga ingin membaca artikel berikut ->Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membuka Usaha <-


1. Bertanggung jawab Atas Semua Hasil Dan Keputusan


Menjadi entrepreneur berarti memulai sebuah bisnis dari 0, jadi segala keputusan, konsekuensi dan hasilnya adalah tanggung jawab anda. Berbeda ketika anda menjadi seorang pegawai, anda tinggal melakukan tugas anda tanpa harus memikirkan hasilnya bagi perusahaan. 


Ketika anda menjadi pengusaha anda harus mempunyai rasa tanggung jawab yang besar karena anda tak hanya bertanggung jawab kepada diri anda sendiri, tetapi juga kepada usaha anda dan para pegawai anda.


2. Selalu Ingin Tahu Dan Belajar


Ketika anda menjadi seorang pengusaha anda akan mempelajari banyak hal baru, berbeda ketika anda menjadi pegawai yang hanya membutuhkan keterampilan tertentu saja. Jika anda tidak bisa memperkerjakan seseorang pada posisi tertentu, tentu anda yang juga akan mengisi posisi tersebut kan? 


Jadi mau tidak mau anda harus memiliki keterampilan dan keahlian yang diperlukan untuk mengisi posisi tersebut. Jadi sifat selalu ingin tahu dan selalu belajar sangat diperlukan untuk menjadi seorang entrepreneur.


3. Dapat Terbiasa Dengan Ketidaknyamanan


Sebagai seorang karyawan anda tidak perlu memikirkan masalah perusahaan, karena bagaimanapun kondisi perusahaan tersebut anda tetap akan mendapatkan gaji yang sama dan rutin setiap bulannya. 


Tetapi ketika anda mencoba membuka usaha sendiri dan menjadi seorang wirausahawan anda harus keluar dari zona nyaman tersebut dan terbiasa dengan ketidaknyamanan penghasilan usaha anda yang kadang naik turun dan jadikan hal tersebut bagian dari proses pembelajaran.


4. Mencintai Usaha Dan Pekerjaan Anda


Sebagai pegawai terkadang tentu anda akan melakukan tugas yang anda tidak sukai hanya untuk mendapatkan gaji. 


Ketika anda memutuskan memulai sebuah usaha, pastikan anda memilih bidang yang anda cintai jadi anda tidak perlu merasa seperti bekerja setiap harinya misalnya seperti pemain bola, pekerjaan mereka adalah hobi mereka jadi sama saja mereka tidak bekerja setiap harinya melainkan melakukan hobi mereka.


5. Memiliki Visi Misi Jangka Pendek Dan Jangka Panjang


Seorang pegawai biasanya hanya fokus kepada pekerjaan yang jangka pendek saja, tetapi jika anda menjadi wirausahawan anda juga harus memikirkan dan membangun visi dan misi jangka pendek dan jangka panjang dan menjalankan keduanya bersamaan. 


Jika terlintas sebuah ide yang bagus untuk usaha anda, jangan hanya di simpan dalam benak tetapi cobalah untuk mewujudkannya.


baca juga : Cara Promosi Online yang Efektif

6. Memanfaatkan Waktu Sebaik Mungkin


Bekerja 8 jam sehari atau bekerja pada waktu yang sama setiap harinya adalah rutinitas bagi seorang pegawai, tetapi tidak dengan seorang entrepreneur. Sebagai seorang entrepreneur tentu anda bisa lebih bebas mengatur waktu dan miliki banyak waktu luang, tetapi jangan gunakan waktu tersebut untuk bermalas-malasan. 


Ketika baru memulai usaha memang diperlukan waktu yang cukup banyak untuk merencanakan usaha anda kedepannya dan meraih untung yang sebanyak-banyaknya tetapi jika usaha anda sudah cukup membuahkan hasil maka anda akan memiliki lebih banyak lagi waktu luang.


7. Tidak Takut Melanggar Aturan

Anda tidak perlu takut melanggar aturan karena andalah yang membuat aturan tersebut, berbeda dengan seorang karyawan karena melanggar aturan maka bisa berdampak pemutusan hubungan kerja. 

Ya walaupun aturan mengikat semua orang, tentu anda tidak mau melanggar peraturan yang ada didepan para karyawan-karyawan anda kan? tetapi dengan itu anda tidak terlalu terikat dengan aturan dan lebih leluasa melakukan hal apapun, jadi manfaatkanlah hal tersebut untuk mencari sesuatu hal yang baru dan berbeda untuk memajukan usaha anda secara positif.

baca juga : Manfaat Dan Keuntungan Menjadi Entrepreneur Atau Wirausaha
8. Mulailah Dari Sekarang



Banyak orang yang bingung dari mana mereka harus memulai membuka usaha dan menjadi seorang entrepreneur, saran saya mulailah dari sekarang dan jangan menunda-nunda waktu. 

Jika anda masih seorang karyawan cobalah untuk membuka usaha yang tidak terlalu menyita banyak waktu anda dan mintalah bantuan kepada anggota keluarga anda, jika penghasilan dari usaha anda sudah lebih besar dari gaji bulanan anda maka itu saatnya untuk lebih fokus untuk mengembangkan usaha anda.

"Terlalu banyak berkhayal dan bermimpi sangat membuang-buang waktu, kenapa tidak gunakan waktu tersebut untuk berusaha mewujudkannya?" ~ @Refife_Quotes

Jumat, 24 Oktober 2014

Tips Bisnis Afiliasi : Landing Page vs Direct Linking

Jika Anda sudah mulai menjalankan bisnis sebagai affiliate, mungkin Anda akan mulai akrab dengan istilah landing page dan direct linking, selain squeeze page yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Sebelum Anda memulai menjalankan kampanye periklanan melalu Facebook Ads atau Google Adwords, Anda akan dihadapkan pada pilihan dan membuat keputusan penting, apakah akan menggunakan metode landing page atau direct linking?

Tidak ada jawaban benar atau salah, karena itu tergantung dari Anda dan apa yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, penting kiranya kita membahas kekurangan dan kelebihan landing page dan direct linking, sehingga Anda akan mudah memutuskan mana yang lebih baik untuk diterapkan pada strategi kampanye periklanan Anda.

Landing Page :
 
Landing page atau halaman arahan merupakan metode yang paling sering digunakan dalam affiliate marketing. Seperti halnya membuat blog biasa, Anda membeli domain dan hosting, membuat halaman pada situs dan kemudian diisi dengan beberapa informasi tentang produk yang Anda tawarkan dan didalamnya terdapat link menuju situs afiliasi. Ada beberapa keuntungan dan kelemahan dari metode landing page, antara lain:


Keuntungan Landing Page :
Memberikan kesempatan Anda untuk memberikan informasi tentang produk yang Anda tawarkan.
Dapat meningkatkan konversi secara signifikan
Sangat bagus untuk menawarkan produk musiman, misal produk untuk natal atau tahun baru.
Lebih etis dalam penawaran afiliasi, menguntungkan, dan berkelanjutan.
Dapat mengembangkan metode dan strategi Anda. Karena memungkinkan Anda untuk melakukan pelacakan kata kunci, menggabungkan dengan squeeze page untuk mendapatkan informasi pelanggan, yang berguna untuk penawaran di masa mendatang.

baca juga : Kriteria Artikel Yang Disukai dan Dibenci Oleh Google

Kelemahan Landing Page : 

Semakin sulit untuk mendapatkan quality score yang ditetapkan oleh Google Adwords, karena mereka lebih menyukai situs yang memiliki konten yang banyak dan berkualitas.
Membutuhkan waktu lebih banyak untuk membangun landing page, ketimbang direct linking.


Direct Linking

Apa itu direct link? Ini adalah metode kampanye yang langsung mengarahkan ke situs afiliasi. Sebagai gambaran, misalnya Anda memulai kampaye iklan di Facebook Ads. Anda langsung mengkampanyekan link afiliasi Anda ( misal http://situs.afiliasi.com/publisher/123) pada iklan Facebook. Sehingga ketika orang meng-klik iklan tersebut, mereka langsung di arahkan ke situs afiliasi. 



Keuntungan Direct Linking :

Memudahkan Anda untuk melakukan pengujian konversi terhadap strategi kampanye yang Anda jalankan
Sangat mudah untuk di jalankan, bahkan pemula sekalipun dapat langsung menjalankan metode direct linking.
Menghemat waktu Anda, tanpa harus bersusah payah membuat sales later pada landing page.

Kekurangan Direct Linking :

Jika Anda menerapkan strategi ini pada Google Adwords, maka kemungkinan besar kampanye iklan Anda tidak akan pernah muncul karena quality score yang rendah. Tapi mungkin Anda memiliki kesempatan jika menggunakan Facebook Ads.
Tidak cocok untuk membangun base pelanggan untuk keberlanjutan penawaran Anda.
Konversi untuk menghasilkan penjualan sangat rendah, sehingga tidak banyak affiliate marketer yang menggunakan metode ini.

Guest posting by : Toro Donpre

visit www.kereatif.com untuk membaca lebih banyak artikel menarik dari

Bagi yang ingin artikelnya diterbitkan di blog ini dan untuk mengetahui apa saja keuntungan menjadi penulis tamu bisa baca di sini -> Cara Menjadi Penulis Tamu Di Blog AriqAdriansyah <-

Selasa, 07 Oktober 2014

Perbedaan Biaya Peluang Dengan Biaya Sehari-Hari

Perbedaan Biaya Peluang Dengan Biaya Sehari-Hari

Apa Pengertian Dari Biaya

Sebelum menjelaskan tentang apa itu biaya peluang dan biaya sehari-hari, dan apa saja perbedaan biaya peluang dengan biaya sehari-hari. Saya akan menjelaskan pengertian dari biaya.

Apa Pengertian Dari Biaya (Cost)?

- Biaya adalah segala sesuatu yang kita keluarkan atau kita korbankan untuk memperoleh sesuatu.

- Biaya dapat berupa uang (biaya langsung) atau hal yang tidak berkaitan langsung dengan uang.

Lalu Apa Perbedaan Dari Biaya Peluang Dengan Biaya Sehari-Hari?

Apa itu Biaya Peluang (Opportunity Cost) ?

Apa Itu Biaya Peluang

Biaya peluang adalah pengorbanan yang dilakukan seseorang karena mengambil suatu pilihan.
Biaya peluang tidak harus berupang uang. Tetapi dapat berupa waktu, kesenangan, pergaulan, pengalaman, ilmu pengetahun dan sebagainya.
Perhitungan biaya peluang untuk setiap orang berbeda-beda, tergantung situasi dan kondisi yang sedang dihadapi seseorang saat itu.

Contoh Biaya Peluang :

Ariq ditawari untuk bekerja disuatu perusahaan dengan gaji Rp2000.000. perbulan, disisi lain Ariq memiliki kemampuan secara skill dan modal untuk membuka suatu usaha dengan peluang mendapatkan keuntungan hingga Rp7.500.000. per bulan tapi setelah melalui proses promosi dan produksi selama 5 bulan.


Jika ariq lebih memilih peluang untuk membukau usahanya sendiri maka dia telah kehilangan peluang bekerja pada suatu perusahaan dengan gaji Rp.2000.000. selama 5 bulan. Jadi besarnya biaya peluang bagi Ariq untuk membuka usahanya sendiri adalah 5 x Rp2000.000 = Rp.1000.000.

Itulah yang disebut dengan biaya peluang, sedangkan

Apa Itu Biaya Sehari-Hari (Daily Cost)?

Apa Itu Biaya Sehari-Hari

Biaya sehari-hari adalah biaya yang dikeluarkan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang vital.
Biasanya merupakan biaya langsung.

Ciri Khas Biaya Sehari-Hari :

1. Harus tetap dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan yang tidak bisa ditunda
2. Jika diperlukan dapat mengorbakan kebutuhan lainnya.
3. Merupakan prioritas pengeluaran.

Baca Juga : Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membuka Usaha

Contoh biaya sehari-hari :

1. Rumah atau tempat tinggal
2. Pakaian
3. Kebutuhan primer lainnya.

Ya itulah Perbedaan Biaya Peluang Dengan Biaya Sehari-Hari. Semoga artikel ini dapat membantu anda. :)

Senin, 06 Oktober 2014

Beberapa Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Memulai Bisnis

Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Membuka Usaha


Persiapan Sebelum Memulai Bisnis Anda Sendiri

Jika anda ingin mencoba untuk terjun ke dunia wirausaha dan menjalankan sebuah bisnis ada beberapa hal yang harus anda persiapkan terlebih dahulu agar siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.

Sebelum kita membahas beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai sebuah bisnis ada baiknya anda membaca artikel tentang Manfaat Dan Keuntungan Menjadi Entrepreneur Atau Wirausaha.


Menjadi wirausaha memang lebih menantang dibanding menjadi pegawai tapi ada banyak keuntungan yang bisa anda dapat hanya dengan menjadi wirausaha, jika sobat sudah tahu apa saja itu langsung saja berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan :



Persiapan Sebelum Memulai Bisnis Anda Sendiri

1. Rencanakan dan Tentukan Tujuan Anda


Baca Juga : Mengapa Usaha Anda Harus Memiliki Logo

Sebelum memulai bisnis, Buatlah rencana sebanyak mungkin untuk kedepannya dan tujuan mau dijadikan seperti apa bisnis anda nanti agar dapat meminimalkan masalah yang akan anda hadapi kelak. Rencana dan tujuan anda haruslah fleksibel agar dapat mengikuti perkembangan jaman.

2. Persiapkan Diri Anda Untuk Kinerja Tinggi


Ketika anda membuka sebuah usaha, maka andalah bosnya. Berhasil atau tidaknya bisnis anda bergantung pada anda, pada awalnya anda memang harus bekerja ekstra lebih keras tetapi kedepannya ketika bisnis sudah stabil anda akan bisa lebih santai.

Tetapi anda harus siap mental untuk menghadapi masalah yang akan muncul, jangan mudah stres hanya karena anda belum mendapatkan keuntungan atau hasilnya. Gunakanlah rencana lain, itu dia pentingnya poin nomor 1 :)

3. Membutuhkan Uang Yang Cukup Dan Analisa Keuangan


Jika anda ingin membuka sebuah restoran atau rumah makan, tentu anda harus menganalisa berapa modal awal anda, biaya menyewa atau membeli sebuah tempat, biaya renovasi bangunan agar benar-benar terlihat seperti restoran, Biaya untuk menggaji karyawan, Biaya untuk promosi, Dan Bagaimana dan darimana saja agar modal anda bisa kembali dan anda juga mendapatkan keuntungan.

Baca Juga : Perbedaan Biaya Peluang Dengan Biaya Sehari-Hari

4. Bangun Jaringan Dan Tim Sukses Anda


Buat jaringan dan kerjasama dengan orang-orang yang memang cocok dengan bisnis anda atau untuk membantuk kekurangan dari bisnis anda. Karena sebuah bisnis bisa terjatuh kapan saja, tetapi dengan mempunyai banyak jaringan maka bisnis anda akan banyak terbantu. 

Bisa saja bisnis anda terbantu dengan pelanggan anda yang puas dengan pelayanan dari bisnis anda lalu dia menceritakannya ke teman-temannya dan seterusnya maka pelanggan anda pun berkemungkinan akan semakin banyak.





5. Kenali Produk Anda Dan Pasar


Persiapan Sebelum Memulai Bisnis Anda Sendiri

Apa kelebihan produk anda dibandingkan produk lain? tekankan kelebihan tersebut pada saat promosi.
Apakah harga jual produk anda sudah cukup bersaing? Jangan beri harga terlalu murah untuk menarik pembeli, karena anda juga harus mendapatkan keuntungan. 


Baca juga : Cara Memasarkan Produk Yang Paling Efektif

Kapan waktu terbaik anda mengenalkan bisnis anda? Waktu terbaiknya adalah ketika bisnis anda memang benar-benar siap dan sudah dapat memuaskan pelanggan anda, jangan terburu buru karena jika anda belum mempersiapkan untuk menghadapi permasalahan yang ada maka akan berakibat fatal pada keberhasilan bisnis anda.
dan siapakah calon pembeli anda? Anda menjual produk shampo? maka target utama penjualan anda adalah perempuan dan wanita dewasa, maka gunakanlah model perempuan dan wanita dewasa yang memiliki rambut yang bagus. Dan jika anda menjual produk dewasa maka jangan memasang iklan pada jam pagi hari libur apalagi pada acara kartun, tahu sendiri kan nantinya akan seperti apa? :D


6. Jadilah Bisnis Yang Unik


Biasanya bisnis yang unik dan baru dikenal masyarakat akan lebih mudah berhasil, tetapi tidak dijamin akan seberapa lama bisnis anda bisa berhasil karena itu semua juga tergantung akan kreatifitas anda kedepannya.

Baca Juga : Cara Promosi Online yang Efektif

7. Trik Pemasaran Dan Promosi


Jika orang tidak mengenal bisnis anda, maka tidak akan ada yang membelinya karena orang tidak mau membeli produk yang tidak mereka kenal. Oleh karena itu sisihkan uang dan perbanyaklah melakukan promosi untuk memperkenalkan produk anda. 


Produk produk terkenal pasti banyak sekali konsumen dan pelanggannya karena mereka sudah kenal dengan produk tersebut, dan kini konsumenlah yang mencari produk tersebut, bukan produk tersebut yang mencari konsumen. Tetapi kesuksesan mereka juga pasti diawali dengan promosi.

Baca Juga : Cara Promosi Offline yang Efektif

Sekian dulu artikel dari saya tentang Hal yang harus dipersiapkan sebelum menjalankan sebuah bisnis. Semoga bisnis anda bisa semakin sukses kedepannya. :)